Pendidik Utama: Orang Tua (At-Tahrim: 6)  

Posted by Hayati Nufus

 A. Isi Kandungan Surat At-Tahrim Ayat 6

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6) 

Ayat enam diatas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula di rumah. Ayat diatas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah), tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. Ayat ini tertuju pada perempuan dan laki-laki (ibu dan ayah). Ayah dan ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis. 

Berikut adalah beberapa pelajaran yang dapat diambil dari surat At-Tahrim ayat 6:
a. Perintah taqwa kepada Allah dan berdakwah.
Dalam ayat ini firman Allah ditujukan kepada orang-orang yang percaya kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya, yaitu memerintahkan supaya mereka menjaga dirinya dari api neraka. Oleh karena itu, kita diwajibkan oleh Allah untuk taat kepada-Nya supaya selamat daripada siksa-Nya. Cara mendidik diri sendiri yaitu dengan menjalankan terlebih dahulu perintah Allah dan Rasul-Nya, jauhkan terlebih dahulu larangan Allah dan Rasul-Nya sampai merasa senang dalam menjalankannya.
b. Anjuran menyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka.
c. Pentingnya pendidikan islam sejak dini.
Anak adalah aset bagi orang tua dan di tangan orang tualah anak-anak tumbuh dan menemukan jalannya. Sebagai orang tua yang proaktif kita harus memperhatikan benar hal-hal yang berkenaan dengan perkembangan sang buah hati, amanah Allah. Cara mendidik Islami:
- mengajarkan
- menunjukkan
- mengarahkan
- membimbing
d. Keimanan kepada para malaikat.
Ayat diatas mengandung pelajaran keimanan kita kepada sifat para malaikat yang suci dari dosa dan tidak pernah membangkang apa yang diperintahkan oleh Allah SWT.

This entry was posted on 20:36 . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Subscribe to: Post Comments (Atom) .

0 comments